Biar Menjadi Kenangan

Tadi malam, menjelang hari berganti, aku mendengarkan lagu lama, duet Reza dan Masaki Ueda, Biar Menjadi Kenangan, di radio favoritku.

Mata yang sudah kadung berat pun tak jadi terlelap. Hati ini rasanya teriris mendengar rintihan Reza dalam lagu ini dan kegundahan yang sama dari Masaki Ueda.

Aku merasa lagu ini adalah dialog personal ku dengan kekasih. Betul-betul mengaduk perasaan. Rasa kangen begitu kencang mencengkeram. Kasih, apa kabar kamu malam ini?

Ini kutipan lagu theme song kami dan para pasangan gelap di seluruh dunia …😉

“Tetes air mataku tak tertahan lagi
Menanti kepastian tentang kita
Kau masih juga bersamanya
Masih mencintainya …

Maafkanlah sayangku atas keadaan
Kamu tak pernah jadi kekasihku
Wajahnya selalu terbayang
Saat kau di sisiku …

Aku dan kamu takkan tahu
Mengapa kita tak berpisah
Walau kita takkan pernah satu

Biarlah aku menyimpan bayangmu
Dan biarkanlah semua menjadi kenangan
Yang terlukis didalam hatiku
Meskipun perih namun tetap selalu ada
Di sini ….

Ku beri segalanya semampunya aku
Meski cinta harus terbagi dua
Mungkin kamu tak pernah tahu
Betapa sakitnya aku…

Oh, pasti kamu tak pernah tahu
Betapa sakitnya aku

5 Responses

  1. Yang tabah ya Bu, semoga kisahnya berakhir bahagia😀

  2. Katanya tulus….
    akui saja kita, perempuan ga akan pernah bisa tulus kalau menyangkut perasaan cinta
    pada laki-laki

  3. *Lirik komen diatas*
    Wah..wah..aku ndak setuju itu..
    Kerap kali aku tulus bila mencinta.

  4. Thiinx:: Dinikmati wae nek isih ono rasane nduk, tapi nek wis datar dan hambar sudah waktunya mencari pencerahan yg selaras.
    [wow sarah ada di atasku…]

  5. Aduh nak, koq mau ya menanti cinta yang tak pasti koyo’ sampean iku ?
    Enak di kekasihmu, tak enak dirimu donk nak. Udah tinggalin aja si kekasih itu. Mending cari kekasih yang beneran jadi kekasih. Bunda juga punya suami dan enak…sedih deh kalau ada perempuan yang ternyata menjadi garwo nya suami bunda di luar sana …. Yo wis nak … bunda yakin kamu bisa menemukan cinta sejatimu …hanya untuk mu seorang … Bunda selalu mendoakan kebahagiaanmu nak dan smoga segala derita dan kepedihanmu ini akan segera berakhir … Amin …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: